Tampilkan postingan dengan label kontroversi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kontroversi. Tampilkan semua postingan

Siapa Bilang Nasib Agus Akan Seperti Norman Kamaru Pasca Kalah di Pilkada DKI, Ini Deretan Profesi Yang Sudah Menunggu AHY

Siapa Bilang Nasib Agus Akan Seperti Norman Kamaru Pasca Kalah di Pilkada DKI, Ini Deretan Profesi Yang Sudah Menunggu AHY
Siapa Bilang Nasib Agus Akan Seperti Norman Kamaru Pasca Kalah di Pilkada DKI, Ini Deretan Profesi Yang Sudah Menunggu AHY

Banyak yang membully Gagal Jadi Gubernur DKI,  Agus Jadi seperti Norman Kamaru. Etitsss... Sederet Profesi Mentereng Ini Menunggu AHY.
Impian Agus Harimurti Yudhoyono (38) untuk menjadi Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 pupus.
Berdasarkan hasil hitung cepat, perolehan suaranya bersama dengan pasangannya, calon Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022, terbuncit dari tiga pasangan calon.
Perjuangan panjang untuk memenangkan kontestasi politik lima tahunan berbuah kegagalan.



Termasuk dirinya harus mundur dari keanggotaan TNI Angkatan Darat dengan pangkat terakhir mayor dan jabatan Danyonif Mekanis 203/Arya Kemuning

Baca juga : Di Putaran Kedua, Suara Pendukung Agus – Sylvi Untuk Pasangan Anies – Sandi



Walau gagal memenangkan pemilihan dan mengakhiri kariernya pada dunia militer, namun bukan berarti riwayat karier putra sulung Presiden RI keenam, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu tamat.
Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga, Anies Baswedan melalui kicauan pada akunnya pada Twitter @aniesbaswedan pada Kamis (16/2/2017), bahkan menyebut dalam waktu dekat Agus akan menjadi salah satu pemimpin bangsa.
"4. Mas @AgusYudhoyono adlh pemuda penuh potensi & tampak jelas akn menjadi salah 1 pemimpin bangsa dlm waktu tak lama lg. Kita salut pdnya.," kicau @aniesbaswedan.
 Apakah Agus akan dicalonkan menjadi Presiden RI oleh Partai Demokrat?



Anies sekaligus mantan peserta Konvensi Calon Presiden RI Partai Demokrat tak menjelaskan perihal menjadi salah satu pemimpin bangsa.
Pengamat Politik dari Indo Barometer sekaligus Ketua Kordinator Majelis Pusat Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) bidang Politik Dalam Negeri, Muhammad Qodari memprediksi Agus selanjutnya malah akan dicalonkan kembali sebagai gubernur oleh Partai Demokrat.
Namun, bukan di Jakarta, melainkan di Jawa Timur.

Jika Agus kelak terpilih menjadi Gubernur Jawa Timur, maka kemungkinan selanjutnya bisa terjadi adalah dicalonkan sebagai Presiden RI.


Menguasai Jawa Timur menjadi pilihan bijak bagi Agus untuk dijadikan batu loncatan menuju pemilihan presiden dan wakil presiden.

Baca juga :  Begini Pesan LUCU Sang Panglima TNI Untuk Prajurit Yang Istrinya Mencoblos..Ternyata Pandai Ngelawak Juga !!!

Jumlah pemilih di Jawa Timur pada pemilihan presiden dan wakil presiden mencapai 16 persen.
Selain disiapkan menjadi calon gubernur, Agus juga kemungkinan disiapkan menjadi Ketua Umum Partai Demokrat menggantikan ayahnya

"Salah satu opsi terbesar adalah seperti itu, yakni Mas Agus bergabung dengan Partai Demokrat," kata Wakil Ketua Umum Partai Demokrat dan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Roy Suryo.
Telepon Ahok dan Anies

Bagi Agus, pemilihan gubernur dan wakil gubernur diikutinya adalah sebuah kompetisi.

Menurut Agus, dalam setiap kompetisi pasti ada yang menang dan ada yang kalah. 
"Ada suka, ada duka. Itulah realitas kehidupan," kata Agus.



Agus mengucapkan selamat kepada dua pasangan rivalnya, yakni Basuki Tjahaja Purnama dengan Djarot Saiful Hidayat dan Anies engan Sandiaga.

 "Tadi saya sudah menelepon langsung Bapak Basuki. Saya juga sudah mencoba menghubungi Bapak Anies, termasuk Bapak Sandi. Tetapi, beliau berdua masih ada kegiatan. Tujuan kami menghubungi beliau-beliau adalah untuk secara langsung mengucapkan selamat atas capaian mereka berdua," ucap Agus.
Tak Bisa Kembali Jadi Tentara
Kalah pada kontestasi politik, Agus dipastikan tak bisa aktif kembali sebagai prajurit TNI Angkatan Darat.

"Iya, tidak bisa lagi kembali ke TNI. Itu pedoman saat ini," ujar Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat, Brigjen Sabrar Fadhillah, Sabtu (24/9/2016).
Fadhillah mengatakan, instruksi tersebut jelas dituangkan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dalam Surat Telegram Panglima TNI Nomor: ST/983/2016 tanggal 9 Agustus 2016.
Sebelumnya, Gatot menegaskan bahwa setiap anggota militer harus mengundurkan diri dari kedinasan jika menjadi peserta pilkada.

Hal itu tertuang di dalam undang-undang dan aturan internal TNI.
Jika kalah, maka tak ada kesempatan untuk kembali karena telah menyerahkan surat pengunduran diri.  

"Saya jamin ketika kalah tidak bisa kembali lagi ke TNI karena sudah mengajukan dan langsung kita proses," kata Gatot.

Berikut ketentuan yang dimuat di dalam Surat Telegram Panglima TNI.

Pertama, anggota TNI dan PNS TNI yang mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dan kepala daerah agar membuat surat pengunduran diri dari anggota TNI dan PNS TNI.
Surat pengunduran diri tidak dapat ditarik kembali.

Kedua, selama dalam proses pemilihan umum anggota legislatif, yang bersangkutan telah diberhentikan dengan hormat dari anggota TNI dan PNS TNI.

Ketiga, anggota TNI dan PNS TNI yang akan mencalonkan diri mengikuti pemilihan kepala daerah membuat surat pengunduran diri dari anggota TNI dan PNS TNI sejak ditetapkan sebagai calon peserta pemilihan kepala daerah dan tidak dapat ditarik kembali.

Keempat, anggota TNI dan PNS TNI yang telah ditetapkan sebagai calon peserta pemilihan kepala daerah wajib menyerahkan keputusan pemberhentian dari dinas keprajuritan TNI dan keputusan pemberhentian PNS TNI paling lambat 60 (enam puluh) hari sejak ditetapkan sebagai calon peserta pemilihan kepala daerah kepada KPU.

Kelima, apabila tidak terpilih menjadi anggota legislatif dan kepala daerah, yang bersangkutan tidak dapat kembali menjadi anggota TNI dan PNS TNI.
Keenam, selama dalam proses pemilihan umum anggota legislatif dan pemilihan umum kepala daerah tidak diperbolehkan menggunakan atribut maupun fasilitas TNI.

Lalu, apa rencana Agus selanjuntya?
"Nanti kita pikirkan lagi itu ya. Yang jelas, saya tidak ada lagi kesempatan untuk kembali ke TNI, sudah pasti itu kan," kata Agus, beberapa waktu lalu.

Dia mengaku juga belum menentukan apakah nanti akan berkarier di dunia politik dan menjadi kader Partai Demokrat atau bidang lain jika tak terpilih.

Baca juga : Ternyata Inilah Sosok !!! Irjen Rycko Amelza, Satu-satunya Kapolda yang Sambut Langsung Kedatangan Habib Rizieq

"Lebih lanjut nanti untuk di bidang apa, untuk di dunia yang baru tentu kita lihat, tapi masih jauhlah. Insya Allah ya," kata Agus.
Sebelumnya, keputusan Agus mundur dari dunia kemiliteran disesalkan sejumlah pihak. 

Karier Agus kini dinilai sangat cemerlang dan peluang untuk menjadi jenderal mengikuti jejak ayahnya, Susilo Bambang Yudhoyono terbuka lebar.

Namun, itu semua pupus lantaran surat pengunduran diri sebagai prajurit aktif telah diserahkan.
Putra sulung mantan Presiden RI keenam tersebut, memiliki pengalaman sebagai Komandan Yonif Mekanis 203/Arya Kemuning sejak Agustus 2015 hingga September 2016 atau hanya setahun menjabat.

sumber . infokamukamu.blogspot.com

Dahsyat !! Ternyata SBY luar biasa, Strateginya Memang Cerdas, Rapi dan Terukur Taktiknya Di Luar Dugaan !!

Dahsyat !! Ternyata SBY luar biasa, Strateginya Memang Cerdas, Rapi dan Terukur Taktiknya Di Luar Dugaan !!
Dahsyat !! Ternyata SBY luar biasa, Strateginya Memang Cerdas, Rapi dan Terukur Taktiknya Di Luar Dugaan !!

Begini analisanya meskipun agus kalah dalam pilkada dki..
Mencalonkan Putranya sebagai gubernur dan rela mengorbankan Karir Militernya yang Cemerlang demi Bangsa Dan Negara.
Selain Mencalonkan Putranya dan Memenangkan di Pilkada DKI namun ada yang jauh lebih dahsyat dari itu.
Baca juga : Begini Pesan LUCU Sang Panglima TNI Untuk Prajurit Yang Istrinya Mencoblos..Ternyata Pandai Ngelawak Juga !!!
Dengan menampilkan 3 calon, beliau tidak mau spekulatip dan kecolongan peluang bila paslon hanya diikuti 2 saja , bisa-bisa dengan dukungan pemerintah dan jajarannya Ahok dengan mudah bisa direkayasa untuk meraih lebih dari 51+1 .
tapi dengan adanya 3 calon maka sangat susah Paslon no. 2 bisa direkayasa untuk memperoleh lebih dari 50% suara, terlihat sekarang hasil strategi jitu SBY mulai Nampak.
Baca juga : Di Putaran Kedua, Suara Pendukung Agus – Sylvi Untuk Pasangan Anies – Sandi
SBY berhasil memecah konsentrasi lawan, mereka sibuk mengatur strategi agar elektabilitas SBY dan AHY merosot tajam, sampai-sampai orang yang didalam Sel diberikan Remisi untuk menjatuhkan SBY. Betapa Sibuknya Kubu Lawan untuk bersaing dg kekuatan SBY, Grand Design sdh berjalan dengan Rapi, Pantas saja engkau disebut sebagai MASTER OF STRATEGY
Terima kasih SBY……Terima kasih AHY
sumber : pilarbangsa
Baca juga : Mengejutkan !!! Salah Satu Anggota Majelis Hakim Sidang Ahok itu Meninggal Dunia Diluar Dugaan

Mengejutkan !!! Salah Satu Anggota Majelis Hakim Sidang Ahok itu Meninggal Dunia Diluar Dugaan

Mengejutkan !!! Salah Satu Anggota Majelis Hakim Sidang Ahok itu Meninggal Dunia Diluar Dugaan
Mengejutkan !!! Salah Satu Anggota Majelis Hakim Sidang Ahok itu Meninggal Dunia Diluar Dugaan 



Jakarta - Hakim Joseph V Rahantoknam meninggal dunia di Rumah Sakit Dr Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat. Dia merupakan salah satu anggota majelis hakim yang mengadili perkara dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Baca juga ; Kapolda Metro Jaya Minta Isu kecurangan pada Pilkada DKI Tak Dibesar-besarkan

"Iya benar, tadi pukul 19.30 WIB di RSCM," ucap pejabat Humas Pengadilan Negeri Jakarta Utara Hasoloan Sianturi ketika dihubungi, Rabu (15/2/2017).

Hasoloan mengaku belum tahu persis sakit yang diderita Joseph. Namun Hasoloan menyebut Joseph telah dua kali absen dalam sidang Ahok itu karena menjalani opname.

"Sudah dua minggu digantikan Didik (Wuryanto) karena Joseph opname," ucap Hasoloan.

Dalam sidang Ahok, ada lima hakim yang mengadili dari awal sidang, yaitu Dwiarso Budi Santiarto, Jupriyadi, Abdul Rosyad, Joseph V Rahantokman, dan I Wayan Wirjana. Dwiarso merupakan ketua majelis hakim. Sedangkan Joseph akan digantikan oleh Didik Wuryanto untuk persidangan selanjutnya. 

sumber : detik.com , okezone.com

Baca juga ; Heboh Inilah Kelakuan Bejat Para Ahoker Yang Tertangkap Di kepulauan Seribu

Diperiksa Penyidik Delapan Jam, Habib Rizieq: Saya Seperti Memberi Kuliah tentang Pancasila

Diperiksa Penyidik Delapan Jam, Habib Rizieq: Saya Seperti Memberi Kuliah tentang Pancasila



Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq akhirnya menemui massa Aksi Kawal Ulama dan Pancasila di Masjid Pusdai, Kota Bandung, Senin (13/2/2017) pukul 18.30 WIB. Kedatangan Habib Rizieq di lokasi langsung disambut gema takbir massa di lokasi. Ia kemudian berbicara di atas mimbar.

"Dalam kesempatan ini, saya dan kawan-kawan baik dari FPI maupun GNPF-MUI ingin memberikan apresiasi, penghargaan yang tinggi kepada segenap umat Islam yang sejak Subuh tadi sudah menghadiri acara zikir, wirid, dan tausiyah di tempat ini dalam rangka menunjukkan semangat kebangsaan, persatuan, dan persaudaraan, dan semoga itu akan jadi penyebab turunnya rahmat dan barokah," kata Habib Rizieq.

Ia lalu bercerita soal kedatangannya memenuhi panggilan dari Polda Jawa Barat untuk dimintai keterangan dalam kasus dugaan penistaan Pancasila dan pencemaran nama baik Soekarno.
Baca juga : Di Putaran Kedua, Suara Pendukung Agus – Sylvi Untuk Pasangan Anies – Sandi

"Hari ini sengaja saya tadi datang ke Polda Jabar bersama-sama pengurus GNPF-MUI, FPI, dan didampingi pengacara dan advokat, dan sengaja saya minta umat untuk tidak ke Polda Jabar," ungkapnya.

"Kenapa? Kita menunjukkan kepada mereka bahwa kita tidak pernah takut untuk mengikuti proses hukum. Kita tidak pernah takut untuk menghadapi segala tantangan. Kita tidak takut untuk menghadapi segala teror dan ancaman," jelas Habib Rizieq.

Ia pun mendoakan apa yang dilakukan massa hari ini dicatat sebagai amal ibadah. Ia juga menyatakan bangga pada massa yang taat pada komando agar tidak datang ke Mapolda Jawa Barat.

Ia kemudian memaparkan proses pemeriksaan yang berjalan cukup alot. Tapi, ia menjawab semua pertanyaan dengan panjang lebar di hadapan penyidik.

"Saya sudah jawab ada 36 pertanyaan, saya jawab semuanya tentang Pancasila, hampir delapan jam saya memberi keterangan seperti memberi kuliah tentang Pancasila," tuturnya disambut gelak tawa massa.

Habib Rizieq lalu menjelaskan soal pentingnya menjalankan syariat Islam. Tapi ia menegaskan bahwa syariat Islam tidak bertentangan dengan Pancasila.

Setelah sekitar 20 menit memberi tausiyah, ia mengajak massa untuk pulang dari lokasi dengan tertib.


"Pada kesempatan ini saya tidak ingin panjang lebar karena kita sama-sama capek. Anda dari Subuh sampai Magrib, saya juga capek habis ngajar Pancasila berapa jam," ujarnya.

"Ini kita sama-sama capek. Kalau sudah capek, paling enak ngapain? Istirahat. Habis ini kita pulang dengan tertib, dengan damai, jangan terprovokasi di jalan. Hati-hati, jangan terjadi seperti waktu itu (kerusuhan di Mapolda Jawa Barat)," pungkasnya.
Baca juga : TAMPOLL...!!! TPS LAKUKAN KECURANGAN, INILAH HUKUM DAN TINDAK TEGAS UNTUK PELAKU SUPAYA JADI PELAJARAN

Massa di lokasi kemudian diajak membaca surat Alfatihah bersama-sama dan dilanjutkan dengan berdoa bersama serta membaca selawat. Setelah itu, Habib Rizieq langsung meninggalkan lokasi

Di Putaran Kedua, Suara Pendukung Agus – Sylvi Untuk Pasangan Anies – Sandi

 Di Putaran Kedua, Suara Pendukung Agus – Sylvi Untuk Pasangan Anies – Sandi
 Di Putaran Kedua, Suara Pendukung Agus – Sylvi Untuk Pasangan Anies – Sandi



Hasil perhitungan resmi Komisi Pemilihan Umum Daerah (KUPD) Jakarta terkait Pilkada 2017 akan keluar beberapa hari mendatang. Namun dari hasil hitung cepat berbagai lembaga survey, diketahui dua pasangan calon, yakni Anies Baswedan – Sandiaga Uno dan Ahok – Djarot yang akan maju ke putaran kedua. Sedangkan pasangan Agus Yudhoyono dan Sylviana Murni berada di posisi terakhir.
Baca juga :pasangan anies sandi sujud SYUKUR atas kemenangannyaa dalam hitung cepat yang di siarkan tv one bersama prabowo dan partai pendukunganya

Atas hasil hitung cepat itu, koordinator Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KomTak), mengakucukup terkejut dan tak percaya jika pasangan Ahok-Djarot bisa maju ke putaran kedua. “Saya tak tau kenapa. Tapi pasti ada yang salah. Masak sih status Ahok yang terdakwa penistaan agama dan berbagai kasus dugaan korupsi yang menimpanya, tak mempengaruhi pilihan warga Jakarta?” tanya Lieus.

Padahal, kata Lieus, berbagai kasus yang selama ini menimpa Ahok, sebenarnya sudah cukup untuk menjadi pertimbangan warga Jakarta dalam menentukan pilihannya terhadap sosok gubernurnya lima tahun mendatang. “Tapi faktanya kasus-kasus itu seakan tidak berdampak apapun bagi elektabilitas Ahok. Dia tetap bisa mengungguli Agus. Pasti ada sesuatu yang mis di sini,” katanya lagi.

Atas fakta yang terjadi di putaran pertama itu, Lieus berharap untuk putaran kedua yang akan berlangsung April mendatang, pasangan Agus – Sylvi bersedia mengalihkan suara para pendukungnya kepada pasangan Anies – Sandi. “Ini penting. Sebab Pilkada DKI ini bukan lagi pertarungan Ahok – Djarot melawan Anies – Sandi sekedar untuk memperebutkan kursi gubernur Jakarta, tapi jauh lebih besar dari itu. Ini menyangkut masa depan bangsa dan negara,” kata Lieus.

Lieus menambahkan, memang dari hasil hitung cepat putaran pertama sudah bisa dilihat potensi suara yang diperoleh masing-masing calon. “Dan pasangan Agus – Sylvi, meski berada di urutan terakhir, namun potensi suara yang dimilikinya cukup significan. “Nah, potensi suara itu jangan sampai disia-siakan. Di putaran kedua, suara pendukung Agus – Sylvi itu harus bisa menambah suara pasangan Anies – Sandi jika kita menginginkan Jakarta sebagai ibukota negara berubah menjadi lebih baik,” tutur Lieus.

Sebab, kata Lieus lagi, apapun ceritanya Jakarta tidak bisa terus menerus dipimpin oleh gubernur yang arogan, mau menang sendiri, tukang gusur dan bermulut kotor. “Jakarta tidak boleh lagi dipimpin oleh gubernur yang suka mendzalimi rakyat kecil,” tegasnya.
Karena itulah Lieus berharap pasangan Agus – Sylvi yang didukung Partai Demokrat, PKB, PAN dan PPP, segera mengambil langkah tegas dengan mengumumkan dukungannya kepada pasangan Anies Baswedan – Sandiaga Uno pada putaran kedua nanti.
Baca juga : TAMPOLL...!!! TPS LAKUKAN KECURANGAN, INILAH HUKUM DAN TINDAK TEGAS UNTUK PELAKU SUPAYA JADI PELAJARAN

“Saya sangat berharap Agus berlapang dada dengan realitas yang terjadi pada Pilkada DKI kali ini. Ia toh masih muda dan masih punya waktu panjang untuk terus berkiprah bagi kemajuan bangsa dan negara. Kini, demi tujuan yang lebih besar dan demi kebaikan kita semua, tak ada kata lain kecuali ia mengajak para pendukungnya untuk memilih Anies dan Sandi pada putaran kedua Pilkada DKI yang akan berlangsung April nanti,” ujar Lieus.

sumber :repelita.com

pasangan anies sandi sujud SYUKUR atas kemenangannyaa dalam hitung cepat yang di siarkan tv one bersama prabowo dan partai pendukunganya

pasangan anies sandi sujud SYUKUR atas kemenangannyaa dalam hitung cepat yang di siarkan tv one bersama prabowo dan partai pendukunganya
pasangan anies sandi sujud SYUKUR atas kemenangannyaa dalam hitung cepat yang di siarkan tv one bersama prabowo dan partai pendukunganya


Alhamdulillah. Paslon ANIS & SANDI No 3 SUJUD SYUKUR.... ALLAHU AKBAR ....ALLAHU AKBAR..... ALLAHU AKBR.....!!!!!!!


Anis sandi insha allah bisa maju ke putaran ke dua nanti.jumlah suara terus bertambah.TERIMAKASIH UTK RAKYAT JAKARTA YG TELAH MEMILIH ANIS SANDI.PAK PRABOWA DAN TIM KEMENANGAN SERTA RELAWAN MASIH TERUS MEMANTAU DI POSKO

SAYA YAKIN ..KUN FAYAKUUN..SESUNGGUHNYA BILA ALLAH MENGHENDAKI MAKA ANIS SANDI AKAN MEMIMPIN JAKARTA.
pasangan anies sandi sujud SYUKUR atas kemenangannyaa dalam hitung cepat yang di siarkan tv one bersama prabowo dan partai pendukunganya
Baca juga : Ahok Menang Telak di TPS Sendiri

pasangan anies sandi sujud SYUKUR atas kemenangannyaa dalam hitung cepat yang di siarkan tv one bersama prabowo dan partai pendukunganya
pasangan anies sandi sujud SYUKUR atas kemenangannyaa dalam hitung cepat yang di siarkan tv one bersama prabowo dan partai pendukunganya
pasangan anies sandi sujud SYUKUR atas kemenangannyaa dalam hitung cepat yang di siarkan tv one bersama prabowo dan partai pendukunganya


Baca juga : TAMPOLL...!!! TPS LAKUKAN KECURANGAN, INILAH HUKUM DAN TINDAK TEGAS UNTUK PELAKU SUPAYA JADI PELAJARAN

Isinya sangat mengejutkan !!Inilah Surat Terbuka Mantan Wartawan Metro TV Untuk Jurnalis Metro TV Yang Mengaku Dianiaya Saat Aksi 112

Isinya sangat mengejutkan !!Inilah Surat Terbuka Mantan Wartawan Metro TV Untuk Jurnalis Metro TV Yang Mengaku Dianiaya Saat Aksi 112
Isinya sangat mengejutkan !!Inilah Surat Terbuka Mantan Wartawan Metro TV Untuk Jurnalis Metro TV Yang Mengaku Dianiaya Saat Aksi 112



Dessy Indah Nathalia, mantan wartawan Metro TV menulis surat terbuka (13/2) untuk Desi Fitriani, wartawan Metro TV yang diberitakan dianiaya oleh peserta aksi 112. Kebenaran berita penganiayaan ini memang harus tetap ditelusuri, jika memang ada oknum yang bersalah harus di proses hukum, terlepas memang peserta aksi atau peserta "jadi-jadian"



Namun demikian, ini adalah bentuk kritik terbuka mantan wartawan Metro TV yang mempertanyakan kenapa Desi Fitriani, yang notabene spesialis wartawan perang/situasi genting mendadak diturunkan untuk meliput aksi damai (bukan situasi konflik).
Baca juga : Memanas !!! 90 Anggota DPR teken angket 'Ahok Gate',ahok harus dinonaktipkan

Ia mempertanyakan mungkinkan kondisi aksi damai yang padat peserta bisa terjadi penganiayaan, bahkan pemukulan dengan balok, terlebih dilakukan terhadap wanita. Termasuk ia juga meminta video/rekaman pada saat pemukulan, bukan hanya foto dengan tanda orang yang dilingkari dan dianggap pelaku.

Berikut postingan lengkap yang diunggah Dessy Indah Nathalia:

Teruntuk kawan gw Desi Fitriani
_______________________

Kaifa haaluki? Apa khabar, Bo? Semoga lu dalam keadaan sehat.

Bo, gw kaget juga ketika tahu elu yang diusir dari Istiqlal.

Yang gw bingung lagi, kok elu yang dikirim sama kantor?

Bukannya elu itu dikirim kalau situasi udah genting dan sulit ya?

Emang aksi 112 itu, kondisinya genting?

Bo, yang gw tau, lu kan wartawan konflik, wartawan perang. 
Emang aksi 112 itu aksi perang? Sampe² lu yang ditugasin kesana?


Bo. Kalau orang yang pernah ada di aksi bela Islam 1, 2, 3 dan atau 4. Biasanya sih paham kondisinya.

Boro² bawa balok, Bo. 
Bawa ransel aja susah. Kenapa, penuh bingitttt...

Apalagi mau mukul elu pake balok.
Kalau mau mukul pake balok, kondisi mah kudu legang. 
Kalau rapet gitu, malah kena samping kanan kiri 

Aksi bela Islam itu, boro² mukul perempuan, nyolek aja insya Allah ga ada.

Bo, kalau lu pernah dateng ke salah satu aksi bela Islam sebagai peserta, bukan wartawan metro tv, ya  
elu pahamlah, insya Allah. 
Bahkan air matalu akan terus turun tiada henti. Doa dan dzikir, menyebut asma الله.

Kalau lu punya video saat pemukulan, boleh dong di share. Bener² saat pemukulan ya... 
Kalau perlu ambil video dari cctv atau kamera dari jalan.

Kalau cuma foto, trus maen lingkarin orang yg lagi "mangap" seolah lagi ngomong. 
Itu kan ga ngasih tau, tu orang lagi teriak, "minggir, kasih jalan" atau "Allahu akbar" atau "usir metro tv" tapi kalimat yg terakhir agak susah disebut dengan mulut seperti yang difoto tersebut (gw coba ngomong "usir metro tv" kok mulut gw ga mangap  ).

Bo, kalau emang ada yang mukul elu, cek dulu bo, emang peserta aksi 112 atau peserta jadi²an.

Pasti lu masih inget dong, tempo hari ada ngaku santri, demo gitu. Tapi dilihat kasat mata aja, orang dah tau, itumah bukan santri 

Wong ada beberapa orang diklaim duta santri, tapi pose ½ telanjang. Asraghfirullah....


Duh-duh... Santri mah, insya Allah paham aurat.

Posisi lu dipukul, dimana ya, Bo? Didalam masjid? diluar gerbang? atau dimana?

Lagian kalau mau mukul, Bo.
Ngapain juga mukul elu  mukul perempuan. 
Buang waktu aja. Lagian entah fitnah apaaa yang jadi berita nanti.

Ga nyampah aja, diberitain nyampah. Padahal sampah yang di-shoot, entah siapa yang buang disana.

Segitu banyak orang, ada yang niat aniaya elu mah, udah dicegah. Bakal banyak yang ingetin. 
Jadi, lu dianiaya posisinya, dimana, Bo? Tempat rada sepi yang bisa leluasa menghajar dengan balok? Sekitar istiqlal yang rada sepi, kayaknya cuma monas doang, ya?. 
Monas ditutupkan? makanya aksi 112 kemarin panjang bingit.

Bo, الله lah yang Maha Kuat. 
Gak ada kekuatan yang Maha Dasyat selain kekuatan Allah.

Katakanlah yang benar, jika emang benar. Yakinlah bahwa الله adalah satu-satunya pelindung kita.

Ummat Islam yang ada disana juga saling mengumpulkan data, kok Bo. Ummat Islam juga ikut cari pelakunya siapa kok, Bo.

Ummat Islam sekarang ini terus digempur fitnah.

Semoga elu, sebagai muslimah asal minang BUKAN sebagai salah satu orang yang sedang memfitnah Islam dan ummatnya.


Baca juga : Heboh Inilah Kelakuan Bejat Para Ahoker Yang Tertangkap Di kepulauan Seribu
sumber : tribunislam.com