Percayalah Bahwa Isa Al-Masih Bukanlah Anak Tuhan Atau pun Tuhan

Percayalah Bahwa Isa Al-Masih Bukanlah Anak Tuhan Atau pun Tuhan

Baca Juga

Isa yang menggambarkan putra siti maryam tidaklah seseorang tuhan ataupun anak tuhan. tetapi dalam agama nasrani, ia dikira bagaikan tuhan ataupun anak tuhan. sementara itu isa merupakan seseorang hamba, nabi dan juga rasul allah swt. ini setimpal dengan apa yang telah di terangkan allah swt di dalam angkatan laut (AL) qur’an:
وَأَنَّهُ تَعَالَىٰ جَدُّ رَبِّنَا مَا اتَّخَذَ صَاحِبَةً وَلَا وَلَدًا

“dan bahwasanya maha besar kebesaran tuhan kami, ia tidak beristeri dan juga tidak (pula) beranak. ” (qs. al - jinn : 3).

dalam angkatan laut (AL) qur’an ditafsirkan pula kalau sebetulnya allah swt merupakan zat yang maha kaya dan juga tidak membutuhkan buat mengangkut seseorang anak dari makhluk - nya.
قَالُوا۟ ٱتَّخَذَ ٱللَّهُ وَلَدًۭا ۗ سُبْحَـٰنَهُۥ ۖ هُوَ ٱلْغَنِىُّ ۖ لَهُۥ مَا فِى ٱلسَّمَـٰوَ‌ٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ ۚ إِنْ عِندَكُم مِّن سُلْطَـٰنٍۭ بِهَـٰذَآ ۚ أَتَقُولُونَ عَلَى ٱللَّهِ مَا لَا تَعْلَمُونَ

“mereka (orang - orang yahudi dan juga nasrani) mengatakan: “allah memiliki anak. ” maha suci allah; dialah yang maha kaya; kepunyaan - nya apa yang terdapat di langit dan juga apa yang terdapat di bumi. kalian tidak memiliki hujah tentang ini. pantaskah kalian berkata terhadap allah apa yang tidak kalian tahu? ” (qs. yūnus: 68)

begitu sangat tercelah umat nasrani, mereka telah berbuat tidak benar dengan berkata allah swt mempunyai seseorang anak dari hamba dan juga utusannya seorang diri. dan juga telah membetulkan kalau anak tuhan tersebut mempunyai watak allah swt. perkataan inilah yang menimbulkan kira - kira langit dan juga bumi rusak.
وَقَالُوا۟ ٱتَّخَذَ ٱلرَّحْمَـٰنُ وَلَدًۭا ﴿٨٨﴾ لَّقَدْ جِئْتُمْ شَيْـًٔا إِدًّۭا ﴿٨٩﴾ تَكَادُ ٱلسَّمَـٰوَ‌ٰتُ يَتَفَطَّرْنَ مِنْهُ وَتَنشَقُّ ٱلْأَرْضُ وَتَخِرُّ ٱلْجِبَالُ هَدًّا ﴿٩٠﴾ أَن دَعَوْا۟ لِلرَّحْمَـٰنِ وَلَدًۭا ﴿٩١﴾ وَمَا يَنۢبَغِى لِلرَّحْمَـٰنِ أَن يَتَّخِذَ وَلَدًا ﴿٩٢﴾ إِن كُلُّ مَن فِى ٱلسَّمَـٰوَ‌ٰتِ وَٱلْأَرْضِ إِلَّآ ءَاتِى ٱلرَّحْمَـٰنِ عَبْدًۭا ﴿٩٣﴾

“dan mereka mengatakan: “tuhan yang maha pemurah mengambil (memiliki) anak. ” sebetulnya kalian telah mendatangkan suatu masalah yang amat mungkar. hampir - hampir langit rusak karna perkataan itu, dan juga bumi belah, dan juga gunung - gunung runtuh, karna mereka mendakwa allah yang maha pemurah memiliki anak. dan juga tidak layak untuk tuhan yang maha pemurah mengambil (memiliki) anak. tidak terdapat seseorang juga di langit dan juga di bumi, kecuali hendak tiba kepada tuhan yang maha pemurah selaku seseorang hamba” (qs. maryam: 88–93).

dengan tegasnya allah swt mengkafirkan para pemeluk ajaran trinitas tersebut.
لَقَدْ كَفَرَ ٱلَّذِينَ قَالُوٓا۟ إِنَّ ٱللَّهَ هُوَ ٱلْمَسِيحُ ٱبْنُ مَرْيَمَ ۖ وَقَالَ ٱلْمَسِيحُ يَـٰبَنِىٓ إِسْرَ‌ٰٓءِيلَ ٱعْبُدُوا۟ ٱللَّهَ رَبِّى وَرَبَّكُمْ ۖ إِنَّهُۥ مَن يُشْرِكْ بِٱللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ ٱللَّهُ عَلَيْهِ ٱلْجَنَّةَ وَمَأْوَىٰهُ ٱلنَّارُ ۖ وَمَا لِلظَّـٰلِمِينَ مِنْ أَنصَارٍۢ ﴿٧٢﴾ لَّقَدْ كَفَرَ ٱلَّذِينَ قَالُوٓا۟ إِنَّ ٱللَّهَ ثَالِثُ ثَلَـٰثَةٍۢ ۘ وَمَا مِنْ إِلَـٰهٍ إِلَّآ إِلَـٰهٌۭ وَ‌ٰحِدٌۭ ۚ وَإِن لَّمْ يَنتَهُوا۟ عَمَّا يَقُولُونَ لَيَمَسَّنَّ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ مِنْهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ ﴿٧٣﴾

“sesungguhnya telah kafirlah orang - orang yang mengatakan: “sesungguhnya allah yakni al - masih putra maryam”, sementara itu al - masih (seorang diri) mengatakan: “hai bani isra’il, sembahlah allah tuhanku dan juga tuhanmu. ” sebetulnya orang yang mempersekutukan (suatu dengan) allah, hingga tentu allah mengharamkan kepadanya surga, dan juga tempatnya yakni neraka, bukanlah terdapat untuk orang - orang zalim itu seseorang penolong juga. sebetulnya kafirlah orang - orang yang berkata: “bahwasanya allah salah seseorang dari yang tiga”, sementara itu sekali - kali tidak terdapat tuhan tidak hanya dari tuhan yang esa. bila mereka tidak menyudahi dari apa yang mereka katakan itu, tentu orang - orang yang kafir di antara mereka hendak ditimpa siksaan yang pedih” (qs al - mā’idah: 72–73).

hingga ketahuilah para saudaraku kalangan muslimin, kalau perayaan terhadap hari natal memiliki akidah kufur yang mana telah menuhankan isa dan juga telah membikin perayaan terhadap kelahiran isa bagaikan anak tuhan dan juga tuhan mereka.

buat itu, sepatutnya kamu kalangan muslim yang yakin kalau tuhan itu cuma satu ialah allah swt tidak turut memperingati hari natal tersebut, baik cuma mengucapkan selamat terhadap hari raya mereka ataupun mengenakan atribut natal.






(sumber: portalislami. net )

Related Posts

Percayalah Bahwa Isa Al-Masih Bukanlah Anak Tuhan Atau pun Tuhan
4/ 5
Oleh